Powered by Blogger.
Showing posts with label Info. Show all posts
Showing posts with label Info. Show all posts

Saturday, September 1, 2018

Malaysia Tour #Day3, Live Race MotoGP 2017 at Sepang International Circuit




Minggu, 29 oktober 2017. Acara puncak. Hehe. Tujuan hari ini adalah ke Sepang Circuit di Sepang. Kita agak kecapekan jadi lumayan berangkat agak siang karena males-malesan. Kita baru move sekitar pukul 09.00. Kali ini kita Cuma berdua saja berpetualangnya. Berjalan menuju pasar seni station, beli tiket menuju KL sentral. Dari KL sentral beli tiket bus ke KLIA 2 harganya 12 RM.

 
Dalam Bus perjalanan menuju KLIA 2

Sekitar jam 11.00 Sampai di KLIA 2 berkeliling sebentar dan langsung menuju bus stop, beli tiket ke sepang di loket bus, harganya 12 RM per trip tiket, kita beli tiket (Pergi Pulang) pp, jadi 12*4. 

   
Antri tiket bus menuju SIC









Suasana dalam bus menuju SIC, banyak bulenya

Sampai di sepang circuit sekitar pukul 12.20 an, sudah panas sekali haha. Bus turun di Main Circuit Bay 1 (yg ada tulisan nya Sepang Circuit), sedang tujuan nonton kita adalah di F-grandstand, yaitu di Bay 12. Kita harus naik bus rapid lagi (gratis area circuit) menuju bay 12. Sebelumnya kita udah puas photo di tulisan Sepang Circuit,hehe.




Sampai di Bay 12 kita turun dari bus, berjalan sebentar, menaiki bukit menuruni lembah (haha lebai) dan sampai di pemeriksaan tiket, tas kita juga diperiksa, karena tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar. Setelah masuk tribun, sudah sangat ramai dan penuh tempatnya. Kita cari amunisi dulu, beli makan siang. Banyak sekali penjual makanan dan minuman di bawah tribun, makanannya unik-unik.


>
Suasana antri beli makanan dan minuman


 Setelah dapat makanan dan minuman untuk bekal duduk, kita mulai sweeping cari tempat duduk kosong (ini butuh perjuangan dan buang rasa malu, karena harus ndesek-ndesek melewati banyak orang untuk masuk ke tempat duduk yang masih kosong). Akhirnya duduklah dengan tenang, waktu itu moto 2 sedang berlangsung. Setelah duduk dan nonton hampir 40 menit, tiba-tiba hujan. Padahal giliran kelas GP. Untung hujan ga begitu lama, dan jam 15.00 kelas GP dimulai,




Lintasan panjang membuat kami banyak bengong dan nanggur nunggu rider lewat, tapi untungnya di sediakan layar besar untuk bisa menonton para rider berpacu. Sesekali kami mengambil gambar suasana penonton di F granstand.





Kelas GP berlangsung seru, dan sorak sorai waktu itu yang juara adalah Andrea Dovisioso. Cukup puas sorak sorai dan race pun berakhir, semua penonton tumpah masuk ke circuit. Kami pun tak ketinggalan, lari ke tengah circuit dan berphoto-photo.











Entah siapa mereka, tetiba minta photo bersama, malaysian 

 Kami keluar lewat pintu Main Grandstand. Melihat beberapa stand store resmi dan pameran yang masih berlangsung.









Ada kisah unik disini. Sekitar jam 17.30 Kami berjalan keluar Circuit menuju jalan untuk mengantri bus, tapi karena ramenya penonton, bus selalu penuh dan tidak dapat naik. Kami pun akhirnya duduk saja di trotoar, ada bapak-bapak menawari kami roma biscuit (malu untuk mengambil, kami hanya berterimakasih) Bapak tadi terus mencoba mengajak bicara kami, karena sama-sama dari Indonesia, dan ternyata bapak tadi berempat bersama teman-temannya, orang padang. Kami cepat akrab dan bapak tadi kebetulan sedang menunggu taxi VIP yang disediakan dari apartement nya, kami ditawari untuk ikut ke KL bersama mereka, karena kebetulan masih ada ruang di mobil katanya. Dengan suka cita kami iyakan aja, daripada nunggu bus entah jam berapa baru keluar circuit. Kami relakan tiketnya ga kepake, dan pulang ke KL dengan tenang menggunakan Taxi VIP (oooooh). TERIMAKASIH PAK DHITE DKK.

Sampai di KL sekitar 20.00 an, turun di depan apartement bpk tadi lokasinya deket KLCC, setelah berterimakasih kami menuju stesen menaiki MRT menuju pasar seni stesen. Karena kondisi capek pol, niat kami ke hotel dulu untuk mandi dan istirahat, baru keluar cari makan. Sekitar jam 23.00 kami keluar cari makan, menuju kedai arifin lagi, hehe yang paling deket dan pelayanannya ramah. Setelah makan kami masuk hotel dan istirahat.

Canai dan es milo di kedai arifin menjadi penutup perjalanan hari ketiga kami


Next Day 4 Malaysia Tour

Baca Selengkapnya - Malaysia Tour #Day3, Live Race MotoGP 2017 at Sepang International Circuit

Tuesday, January 16, 2018

Malaysia Tour #Day2, Genting Highlands and Cable Car


Sabtu, 28 Oktober 2017. Perjalanan dimulai dari bangun pagi dan sarapan, keluar nya tetep kesiangan (biasa cewe2 pemalas, haha). Padahal sudah ditungguin temen di luar hotel dari setengah 7 pagi, keluarnya jam 8 lewat hehe. Oh ya cerita sedikit, kami punya temen Indonesia yang kerjanya di Kuala Lumpur, kenalnya waktu perjalanan nonton MotoGP 2015, dia bersedia menemani perjalanan kami. Jadi pas sampai di KL dia antusias banget, pagi-pagi sudah nongkrong nunggu kita di depan hotel.

Menunggu train

Plan kita adalah ke genting highland. Kita menuju ke KL sentral untuk membeli tiket bus ke genting highland, dan ternyata kita dapat bus jam 10.30. Tidak seperti hari biasanya, untuk hari itu turis meningkat tajam, jadi bus nya antri. 



 Sambil menunggu, kita jalan-jalan sekitar Mall yang kebanyakan masih belum buka tokonya. Tiba waktunya, Akhirnya kami melakukan perjalanan ke Genting highland menggunakan bus, awal perjalanan biasa, melalui tol, setelah melewati kota, jalanan berubah menjadi berlegak legok yang lumayan ngeri (ngerinya takut mabok, haha ndeso). Saya duduk bersebelahan dena bapak-bapak sudah tua warga asli malaysia tapi mukanya bule, kami banyak berbincang, sikit-sikit paham lah bahasa melayu hehe. Setelah 1,5 jam perjalanan kita sampai di Genting Highland. Langsung menuju loket Gondola, ini yang di cari-cari. Harga tiket gondola 16RM per orang (untuk perjalanan pulang pergi).


 Dari dalam gondola yang berkaca bening kita bisa melihat pemandangan dari atas, pegunungan dan bangunan-bangunan lainnya. Perjalanan lumayan singkat sekitar 20 menit sampai di paling ujung atas pemberhentian Gondola. Bangunan seperti mall yang di dalamnya ada sky Casino.






 Disana hanya jalan-jalan saja sebentar, kemudian naik kembali ke gondola turun dan berhenti di Chin Swee temple. Tempat ini bagus, pemandangan keren dan sejuk, cuaca sedang mendukung hari itu. Kami posting saja photo-photonya ya..biar gambar yang bercerita tentang keindahan Chin Swee temple.











Setelah puas photo kami melanjutkan naik gondola untuk turun dan pulang. Kita harus menghemat waktu, ceritanya mau ke batu caves sekalian. Tapi setelah sampe di loket tiket, ternyata tiket hanya tersedia untuk jam 18.00. Jadi kami harus menunggu lumayan lama, karena waktu masih pukul 15.30 an. Akhirnya kami putuskan untuk cari makan sambil jalan-jalan di premium outlet. Masuk ke foodcourt premium outlet, kalau mau beli harus deposit kartu dulu.


 Tempatnya ramai tapi nyaman, makanannya macam-macam, tapi agak mahalan dikit hehe. Rasanya rasa sehat, bumbunya kurang berasa di lidah (haha) dan satu lagi yang penting free wifi. Setelah lama duduk dan selesai makan, jam 17.30 an kami berjalan menuju bus stop. Bus datang agak lambat, sekitar 18.10. perjalanan menuju KL ~~~~~

Pukul 19.30 an sampai di KL sentral, kami turun dari bus dan naik ke MRT pesan tiket ke KLCC. Tujuan selanjutnya adalah menara petronas KLCC. Menikmati malam hari di KLCC, photo-photo, melihat pesona air mancur warna-warni menari mengikuti alunan music. Menyenangkan dan ramai sangat di dekat air mancur.




 Setelah capek, 21.45 bergerak naik MRT lagi menuju pasar seni station, tujuan selanjutnya adalah Petaling street. Petaling street semacam pasar malem yang banyak penjual non permanen di jalan, jual mereka baju, tas, sepatu dan makanan.


 Tujuan kita sebenarnya adalah makan, tapi karena makanan di petaling street tidak ada yang cocok jadi kami muter kembali cari makan di dekat hotel. 10.30 Makan di kedai arifin, rumah makan india yang menjual makanan halal dan cocok dengan lidah indonesia. Disana juga pekerjanya orang indonesia. Sudah larut malam, akhiri dengan kenyang dan balik ke hotel untuk istirahat, teman laki2 kami pulang ke rumahnya. ~~~~~


Persiapan berangkat dan Budget Malaysia Tour Day 1

Baca Selengkapnya - Malaysia Tour #Day2, Genting Highlands and Cable Car

Malaysia Tour #DAY1, Budget Traveling Paling Murah




Sudah lama sekali perjalananku tak kuceritakan disini. Akhirnya aku sempatin nulis lagi perjalanan ku nonton MotoGP 2017 di sepang, malaysia. Cerita traveling nggembel di negri jiran, hanya dua orang saja. Karena nggembel jadi kami ngirit sengirit2 nya hehe. Persiapan booking tiket pesawat PP, dan tiket race aku pesen di bulan maret 2017, sedangkan hotel 4malam 2 guest aku pesen pada april 2017. Dengan menghabiskan uang 2.606.000 untuk dua orang, jadi perorang habis 1.303.000 (tiket PP airasia no bagasi+tiket race F-grandstand+hotel 4 malam). Untuk ongkos makan dan lain-lain nanti saya bahas lagi.

Jumat, 27 oktober 2017. Jadwal pesawat 17.35 WIB, berangkat dari bandara adi sucipto yogyakarta. Sampai di bandara sekitar pukul 16.45 WIB, sudah jalan kaki buru-buru, ternyata pesawat delay jadi pukul 18.20 WIB. Pukul 17.30 kami checkin, pengecekan tas dan cek di imigrasi. Karena masih cukup waktu kami sempatkan sholat maghrib di mushola ruang tunggu. Sudah ramai sekali di ruang tunggu. Sekitar pukul 18.45 pesawat baru terbang. Sampai di KLIA2 sekitar pukul 21.20 WIB. Ada perubahan waktu +1 jam jadi di Malaysia sudah pukul 22.20. Kami istirahat sejenak kemudian menuju Bas area (ada di lantai paling bawah), tujuan kami ke Kuala lumpur (KL sentral). Menggunakan sky bus, beli tiket di loket bus harga 12RM. Bus berangkat sekitar pukul 23.40


Ticket Bus to KL Sentral

(UNTUK SETERUSNYA SELAMA DI MALAYSIA, PAKAI WAKTU MALAYSIA)
Perjalanan menggunakan bus memakan waktu lebih dari 1 jam. Kami sampai di KL sentral sekitar pukul 01.15. Tujuan kami selanjutnya adalah pasar seni stesen (hotelnya dekat pasar seni), Cuma KTM sudah berhenti beroperasi alias sudah tutup. Mulai bingung gimana caranya menuju ke pasar seni. Sambil mikir kayak gembel mondar mandir bawa tas, kami makan mie cup di 7eleven (kelaperan dan kedinginan wkwkwk). Untung ada wifi yang masih aktif disana, wifi nya McD (hahahaha cm nongkrong di sebelah kedainya doang), akhirnya kita pesen grabcar ke hotelnya, ongkosnya murah Cuma 7 RM (ya lah, deket kok, sekitar 3km). Sampe di hotel lebih dari jam 01.35, bebersih dan istirahat sudah.

HARI SELANJUTNYA ADA DI LINK BAWAH INI


Malaysia Tour Day 2

Baca Selengkapnya - Malaysia Tour #DAY1, Budget Traveling Paling Murah

Tuesday, September 27, 2016

Tour Malaysia, Nonton MotoGP Sepang 2015 Day 3


Ini adalah hari Minggu, 25 October 2015, waktu race MotoGp.  Waktu begitu cepat berlalu, malamnya singkat banget.  Pukul 09.30 WM kita checkout dari hotel.  Tujuan kita adalah ke KLIA2, kembali ke KLIA 2 karena disana ada rental locker, untuk menitipkan tas ransel besar yang kita bawa karena tidak memungkinkan jika dibawa ke sirkuit.  Kita menuju Bus stop daerah Nilai, tempatnya tidak jauh dari hotel kita menginap (depan pom Caltex).  Kenapa kita tahu disitu ada bus stop, dan kenapa tahu kendaraan bus yang di pakai untuk ke KLIA2? karena sudah dikasih tahu sama bapak sopir taksi kemarin waktu mengantar ke Nilai, hehe.

09.50 Wm bus datang, kita naik. memencet tujuan kita di mesin dekat pak sopir, kemudian tiket tercetak. Begitu cara naik bus di Malaysia, tujuan ke KLIA 2 harga ticket 6.40 RM per orang.

Bus nya bagus, tapi cara berkendara sopirnya biking ngga nyaman, ngerem mendadak, ngegas mendadak.  Di beberapa titik jalan macet pula, jadi bayangkan maju dikit-dikit dengan gas dadakan dan rem dadakan.  Hampir bikin mabok kendaraan, sudah merasa pusing banget, ngabisin permen berapa entah, hahaa dasar katrok mabokan. Untung saja perjalanan ngga lama, sekitar 30 menit, coba kalau di lanjutin sampe 40-60 menit sepertinya sudah hoek-hoek. hahhaaha

Pukul 10.20 kita sampai di KLIA 2, kita langsung menanyakan bagasi storage pada security yang berjaga.  Kita ditunjukan arahnya, langsung cabut, menimbang tas, biayanya 2 tas 38.20 RM ( mahal ngga si, jika di kurskan rupiah mah jadi mahal haha).  Beres nitip tas, kita cari makan (masih di KLIA2).  Akhirnya memilih yang praktis makan di KFC, pesan paket dan memesan untuk dibungkus juga, pikiran kita, pasti di SIC mahal makanan, sekalian kita beli makan untuk dimakan disana (petugas di F-Granstand tidak menggeledah isi tas kok, he he).  Saat makan ada yang lucu, nasi nya kan nasi lemak (semacam nasi uduk) dan saat memesan untuk di bungkus, kita minta nasi putih.  Entah cara kita yang meminta tuh salah bahasa, atau emang tidak tersedia nasi putih, disitu kita debat dengan Mbak penjaga KFC.  Mereka menjelaskan nasi alacarte, kita ngga mudeng wes mbuh akhirnya kita ngalah dan dikasihlah nasi yang sama, nasi lemak. wkwkkwk lidahnya ngga cocok bro.

Selesai makan, kita menuju Bus Station dan memesan ticket Rapid KL pulang pergi 40RM untuk 2 orang. Tidak seperti hari sabtu kemarin, hari ini karena race day jadi ramai banget.  Begitu juga di SIC, tempat duduk seperti penuh banget.  Kita agak kesiangan, jadi kita sampai kebingungan memilih tempat duduk yang masih kosong.  Untung masih ada yang kosong dua kursi dan paling depan kalo ngga salah di sektor F.  Oke, kita seru-seruan nonton mulai dari Moto 2, moto 3, dan aksi freestyle mobil keamanan yang ikutan bergaya di sirkuit.  Seru juga nonton live dengan banyak penonton, kita ada temen bersorak layaknya paduan suara. hahhaa.  sampailah race yang di tunggu race moto gp.  Sampai terjadi insiden Rossi nendang Marc, penonton ngga ada yang sadar sepertinya. Yang jelas, setelah duelnya dengan Rossi dan Marc terjatuh, itu semua penonton bersorak gembira, karena rata-rata penonton fans Rossi. hahaha.

Selesai Race jam 16.00, kita keluar bersama-sama.  Gilaaa, ternyata rame banget, jalan penuh dan macet, jadi harus sabar berdesakan.  Belum lagi kita antri bus nya, luamaaa banget karena bus yang lewat sudah penuh. Sampai pukul 17.30 kita baru naik bus ke Bay 1. Belum lagi kita antri bus menuju KLIA2.  Sekitar pukul 19.00 kita baru sampai di KLIA2, rasanya capek tapi seruu lah, namanya pengalaman pertama.

Merasa begitu lelah, kita istirahat dan belanja minuman dan cemilan di minimarket di KLIA 2.  Kemudian ambil tas di bagasi storage, dan langsung menuju ke KLIA express untuk pesan ticket menuju ke KL central. 

Tujuan kita sampai besok adalah jalan-jalan di Kuala Lumpur.  Jadi kita udh booking hotel juga di daerah bukit bintang, Kuala Lumpur.  Untuk menuju ke Hotel dari KLIA kita memilih kendaraan kereta express.  Harga ticket Dari KLIA 2 - KL sentral adalah 35 RM per orang.  Saat itu, jadwal kereta pukul 20.38, kita menunggu sambil istirahat.  Saat kereta datang, kita langsung naik dan menikmati perjalanan menuju ke KL Central.

Perjalanan cuma butuh waktu sekitar 30 menit, sekitar pukul 21.08 kita sudah sampai di KL Sentral.  Sambil browsing, sambil nanya security, sambil naik turun eskalator, kita cari petunjuk kendaraan untuk menuju ke Bukit Bintang.  Akhirnya menggunakan Monorail, langsung menuju ke loket pembelian tiket Monorail.  Ticketing nya pakai mesin lho, saking ndesonya bingung nih gimana pakainya.  Kita nunggu orang lain melakukan ticketing, ngelihatin, baru deh praktek ticketing sendiri.  Tujuan kita ke st. bukit bintang, harganya 2.10 RM per orang, dua orang jadi 4.20 RM, kemudian kita masukan uang lembaran 5 RM.  Tiket keluar dalam bentuk koin biru, beserta uang koin kembaliannya.  Busyettt maju banget nih negara, di negaraku belum ada macam gitu hahahhahaa. dasar ndesoo haha.

Perjalanan dari KL central ke st. bukit bintang cuma 6 menit. Dalam 6 menit itu kami melihat megahnya kota dari balik kaca monorail.  Setelah sampai di st. bukit bintang kita keluar menuju jalan, bermodal GPS di smartphone kita jalan menuju hotel.  Dari GPS katanya sih cuma 6 menit berjalan menuju hotel, nyatanya kita sampai gemporr berjalan kurang lebih 15 menit dengan membawa ransel ala-ala backpacker kerepotan. hhhhhf.

Sampai di hotel pukul 21.50, checkin, makan, istirahat. gemvoooorrrr vrooh.  acara out batal karena kemaleman dan badan udah capek banget.  akhirnya cuma tidur sampai pagi.


Nonton Moto GP Sepang Day 3

Baca Selengkapnya - Tour Malaysia, Nonton MotoGP Sepang 2015 Day 3

Wednesday, August 31, 2016

Tour Malaysia, Nonton MotoGP Sepang 2015 Day 2


Lama terbengkelai, lama ga nerusin ini cerita. Sok sibuk nih saya haha. oke, saya lanjut cerita hari ke dua di Malaysia. Kita gunakan waktu malaysia (WM), soalnya udh pusing waktu itu harus ngurangin jam segala.

Sabtu, 24 Oktober 2015, Pukul 03.50 WM wake up, Ibuku sudah bangun duluan, menyiapkan sarapan. Aku langsung mandi ( jam 3 pagi waktu indon mandi, bayangkan), packing dan siap2, di susul temenku juga packing.  Ada satu yang aneh, tentang waktu sholat subuh, kita berangkat belum masuk waktu sholat subuh, dan temenku habis mandi sholat subuh. hihi agak aneh emang.  Waktu itu kita berangkat ke SENAI airport pukul 04.40 WM berarti kalau WIB pukul 03.40 WIB, iya emg blm masuk subuh. haha konyol.

Oke, lanjut. Kita naik van ikut sama kokoh siapa lupa namanya, numpang ke kota (kata ibu setiap pagi jam 6 kokoh pergi ke Kulai buat sarapan), baiknya dianter sampai Senai airport.  Kita sampai di Senai pukul 05.15. Sebenernya masih banyak waktu, cuma yang cerewet kan ibuk, selalu harus datang diawal-awal waktu. Oke, nunggu sebentar, cetak tiket dan langsung check in sekitar pukul 05.45 (dadah dadah sama ibuk, pergi liburan ketemu ibuk cm semalem doang haha). boarding pass 06.55, pesawat berangkat pukul 07.10. Tepat waktu.

07.55 sampai di KLIA 2 airport.  eih gile bandaranya besar banget, berapa lantai lupa.  Kita ya muter-muter dulu di KLIA 2, free wi-fi lagi. Di KLIA 2 ada seperti supermarket, food court, dan ruang tunggu nya super luas, jadi macam jalan2 di mall aja. Kita tanya security naik bus lewat mana, ternyata itu di bawah, baru sadar kalau ada di lantai 2. Oke kita turun ngikutin para turis asing yang pakai topi Rossi he he (itu kan mau nonton juga). 07.48 wm kita naik rapid KL, semacam alat transportasi dalam bentuk bus yang saat itu diperuntukan untuk antar jemput wisatawan penonton race MotoGP dari KLIA 2 ke Sepang International Circuit(SIC). Harga tiket per orang 10 RM, boleh pesan tiket bolak balik jika ada yg mau balik ke KLIA2 lagi.  Kita hanya pesan tiket sekali jalan, karena mau nginap yang dekat sirkuit aja.

Ini hari Sabtu ya, tujuan kita ke SIC mau nonton qualifikasi nya ( kaya ngerti aja haha). Lumayan jauh perjalanan, melewati perkebunan sawit, untung bus nya bagus jadi ngga mabok (haha).  Sampai sekitar jam 10 an kurang lah, kita sampai di bay 1.  Ini nih pengalaman baru lagi, jadi SIC itu punya beberapa bay, atau titik-titik pemberhentian bus untuk menandai tribun penonton. Bay 1 itu kategori penonton Main Grand Stand (MGS), sepanjang jalan menuju sirkuit terdapat banyak penjual aksesoris, pameran, display seputar MotoGp. Ada juga cowo dan cewe sexy seperti SPG di serial stand. 

Tiket kita adalah F-Grandstand menurut peta ada di bay 12.  Karena waktu itu belum pegang peta, kita pikir pintu masuknya cuma 1 yaitu di bay 1.  Penumpang pada turun di bay 1, kita ikutan turun.  Berjalan menuju pintu penjagaan, disitu kita agak panik karena melihat beberapa orang sedang diperiksa tasnya oleh petugas.  Termasuk peraturannya tidak boleh bawa makanan dan minuman dari luar.  Kita ketakutan kalau makanan di tas ikut kebongkar.  Akhirnya kita nongkrong sejenak, menyembunyikan beberapa makanan di tumpukan baju, dan memakan apa yg kiranya ga bisa disimpan di tas (hahahaa ngenes).

Kita masuk, tasnya ngga diperiksa (ewh apa2an). Yasudah lega deh, sambil ketawa ketiwi.  Kita menyusuri stand demi stand, melihat betapa keren nya motor-motor modif dan aksesoris tentang motoGP.  Sampai pada pintu masuk penjagaan tiket, kita tunjukan tiket ke petugas, petugas mengatakan jika kami salah masuk dan memberikan peta serta menunjukan jika F-Grandstand ada di bay 12. Perjalanan ke Bay 12 harus keluar lagi ke bus stop dan naik bus Rapid KL.  Sudah sangat capek, apalagi bawa tas ransel super gede, haha nasipp.

Kita keluar lagi dan naik Rapid KL seperti instruksi petugas. Sampailah di bay 12, kita turun dan mulai berjalan menuju pintu masuk, seperti menuruni bukit dan mendaki bukit.  Pintu masuknya ga sesemarak di bay 1 atau MGS, sangat sepi dan banyak tumbuh rumput disekitaran jalan menuju pintu masuk.  Untung ada bule bapak2 yg juga mau menuju ke F-Grandstan, kita tanya logat inggris yg sederhana. Beliau mengerti dan membalas bertanya, seperti ini kira2 artinya " kalian nyasar juga to?", kita senyum sambil ngangguk bilang yes. hahaaa berarti tadi dia nyasar jg, dalam hati.

Akhirnya sampai di pintu masuk, tunjukan ticket, scan, done. Kita masuk, suasana masih sepi, ternyata ga banyak yang minat dengan free practice dan qualification motoGP. Kita duduk paling depan, karena masih pada kosong, berharap bisa lihat rider lebih deket.  Tapi ternyata motornya warbyasah kenceng, ga sampai satu detik lewat di depan penonton.  hahaa begitu lah nonton langsung. 

Menikmati raungan-raungan motor mereka, sesekali memotret, sesekali selfie.  Sebenarnya bosan, tapi udah kepalang capek, jadi males untuk move.  Duduk, nonton, sambil makan snack yang di tas. Kita terpaksa lupakan makan siang, karena kita pikir makanan di dalam situ mahal-mahal.  Benar saja, air mineral 500ml aja 5RM, Padahal di swalayan luar cm 1RM.  Es Milo ukuran jumbo aja 10RM, hahaha nasib traveler low budget, terlalu mikirin harga.

Kita di SIC sampai qualifikasi selesai, sekitar jam 16 WM kita baru move dari SIC.  Keluar naik bus lagi, turun di bay 1.  Keluar jalan besar dan cari Taxi.  Tujuan kita ke hotel yg sudah kita booked.  Jaraknya sekitar 30 menit dari SIC.  Cari taxi ngga semudah kaya di Kota-kota besar di Indonesia, ada aplikasi grabTaxi, SayTaxi, dll yg memudahkan pengguna.  Ini di jalan, kita stop, kita tawar baru bisa masuk. Beberapa kali kita stop tapi mahal harganya, kemudian Batal karena tarifnya diatas 70RM (mahal bagi saya).  Akhirnya ada taxi yg mau tarif 60RM, lumayan hemat dikit.  Taxi di daerah SIC jelek2, sedan jadul sepertinya. jika dibandingkan dengan di Indonesia apalagi Yogyakarta jauh banget, Taxi di Yogyakarta mobilnya Xenia, avanza, mobilio, spin, mewah2 deh.  Sepanjang perjalanan kami mencoba ngobrol dengan dengan bapak sopir taxi, banyak obrolan waktu itu, hampir tak berjeda, termasuk mengomentari tentang kabut asap yang menyelimuti Malaysia saat ini berasal dari Indonesia (agak malu gaes, Indonesia penyebab kabut asap sampai ke negara tetangga).

Kita dah booking hotel di Nilai, Negeri Sembilan. Lumayan lompat jauh, tapi pikir kita dari pada di KL jauh gitu.  Ternyata perkiraan kita salah (melakukan salah itu pelajaran yg baik ya he he), di Nilai ini sepi senyap, dan kita cuma habiskan malam untuk istirahat saja.  Setelah sampai di Hotel sekitar pukul 17.15 WM (hotelnya yang punya orang India), kita langsung menunjukan bukti booking dan diberikan kunci oleh penjaga.  Kita langsung ke kamar dan mandi, istirahat, sholat, dan lain2nya.  Pukul 20.10 WM, selepas Isya kita pergi keluar, niatnya adalah cari makan, seharian ngga makan(ngenes).

Keluar hotel, sepiiiii banget. Susah nya cari tempat makan, kita juga takut salah pilih tempat yang ngga halal.  Akhirnya kita masuk ke restoran Al Nazim, semacam restoran kecil India.  Kita tanya menu, ternyata nasinya habis (yahhh, pegimana nih).  Akhirnya pesan mie goreng dan magie soup (mie instan kuah), minum teh tarik, kemudian pesan menu tambah roti cane (iseng pengen coba aja).  Semua makanan itu cuma 11RM, udah free Wi-Fi (hahaha ini nih yang di cari).  Penjualnya ramah-ramah, meskipun kita tak tahu bahasa melayu tapi mereka mencoba mengerti dengan bahasa yang ala kadarnya, dan mereka tahu kalau kita dari Indonesia. hehe Kita sempet photo bareng juga. hahaa macam ketemu artis.

Setelah makan selesai, kita balik ke hotel, istirahat dan oles2 counterp****.  Mengumpulkan tenaga untuk hari minggu, hari race sudah pasti akan lebih menantang dan keren.

Daftar biaya traveling irit nonton motogp 2015 ke sepang

Nonton Moto GP Sepang Day 3

Baca Selengkapnya - Tour Malaysia, Nonton MotoGP Sepang 2015 Day 2

Saturday, October 31, 2015

Mudah Membuat Passpor Online



Rencana membuat passpor sudah lama sekali, baru bulan September 2015 terwujud dan menyempatkan diri, karena memang tujuannya sudah dekat yaitu segera di pakai pada bulan Oktober untuk traveling ke negara tatangga. Karena saya orang rantau, saya masih mikir bisa tidak buat passpor di luar kota domisili? saya searching-searching cara membuat passpor online. Kemudian ada info dari teman kalau dia baru saja bantuin saudaranya membuat passpor secara online di Yogyakarta. Nah baru saya semangat untuk segera membuat passpor.

Tanggal 09 September 2015, kala itu malam hari saya dan teman mencoba masuk di imigrasi.co.id. Lengkapnya di link https://ipass.imigrasi.go.id:9443/xpnet/faces/xpnet-main.xhtml . Tapi entah karena koneksinya hancur atau memang lagi bermasalah halaman tersebut tidak dapat dibuka sama sekali. Dan akhirnya menyerah. Diputuskan untuk esok harinya dengan bantuan teman untuk mendaftarkan online.

Paling tidak gambarannya seperti gambar dibawah ini, jadi yang dipilih jenis passpor biasa 48 halaman, dan pilih kantor imigrasi yang terdekat yang hendak didatangi serta memilih tanggal untuk sesi wawancara dan photo.



10 September 2015, sekitar jam 10 pagi saya dikabarin teman kalau sudah sukses pendaftaran online dan pemberitahuannya dikirim ke email. Setelah itu saya harus membayar biasa passpor sebesar Rp. 355.000 ke bank BNI 46, dengan rincian biaya passpor Rp. 300.000 dan biaya biometrik Rp. 55.000.



Setelah pembayaran akan muncul no jurnal untuk verifikasi di halaman yang sudah dikirim ke email. setelah verifikasi sukses, kita tinggal datang untuk sesi wawancara dan photo sesuai jadwal yang dipilih. Waktu itu kita pilih tanggal 11 September 2015.

Berangkat ke kantor imigrasi, membawa persyaratan:
1. Fotocopy Kartu Keluarga (KK) serta aslinya
2. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta aslinya
3. Fotocopy Akta kelahiran serta aslinya
4. Bukti pembayaran
Dandan rapi ya, kan mau photo hehe.

Sampai di kantor imigrasi kita ambil antrian nomor online (karena nomor antrian manual dan online dibedakan), kemudian mengambil map beserta formulir untuk diisi. Duduk menunggu antrian, ternyata yang membuat passpor banyak juga.

Panggilan nomor dan nama sudah terdengar, kami masuk dan diperiksa berkas, mengumpulkan fotocopy persyaratan dan di cek aslinya. Ditanya untuk tujuan kemana, dan keperluan apa. Pertanyaannya simple kok, tidak pelik dan rumit. Waktu itu ada kendala saat giliran saya, karena KTP saya luar Kota, maka saya ditanyakan untuk ID tempat kerja atau SK nya. Padahal teman saya juga KTP luar kota, tapi tidak diminta menyertakan SK. aih sentimen nih petugasnya. Akhirnya saya mengikuti saja, saya pulang kantor dan ngopy SK kerja saya. Saat itu hari jumat, jadi kami juga terkendala istirahat yang lumayan lama, jam 13.00 wib saya kembali ke kantor imigrasi.

Sesampainya di kantor imigrasi, begitu pelayanan dibuka saya langsung masuk dan menyerahkan berkas tadi, dan disuruh nunggu diluar ruang. Lama banget tidak dipanggil, saya kembali masuk dan menanyakan, akhirnya saya dicarikan berkas dan proses. Menuju petugas biometrik dan photo, kembali ditanya tentang berkas saya, soal kerja dan soal tujuan saya ke luar negri. Setelah selesai scan biometrik dan photo saya diberi tanda bukti pengambilan untuk tanggal 16 september 2015 (3 hari kerja) termasuk cepat nih prosesnya.

Sudah selesai, dan saya kembali pada tanggal 16 september untuk pengambilan. Passpor sudah ditangan.

Baca Selengkapnya - Mudah Membuat Passpor Online

Friday, October 30, 2015

Tour Malaysia, Nonton MotoGP Sepang 2015 Day 1

Sepulang dari nonton langsung MotoGp Sepang, media dan orang-orang masih membahas tentang Rossi VS Marquez saat race di Sepang International Circuit (SIC). Yah, maklum lah karena race kemarin itu penuh drama yang luar biasa, hehe. Sekarang saya mau share pengalaman pertama saat nonton langsung di Sepang. Saya memutuskan berangkat nonton di Sepang modal nekat dengan teman satu dan budget ngirit. Semua persiakan kami lakukan dengan singkat, mulai pembuatan paspor bulan september, dan rencana berangkat tanggal 23 Oktober 2015 (jumat).




Jum'at, 23 Oktober 2015. Jam 10.00 WIB saya putuskan untuk ijin pulang kerja, saya persiapan diri dan berangkat ke bandara Adi Sucipto Yogyakarta jam 11.50 WIB menggunakan sepeda motor. Sampai di Bandara jam 12.20 WIB, saya menitipkan sepeda motor ke penginapan motor sebelum rel kereta timur jalan, dan terjadi komunikasi bbm dengan teman bahwa dia juga sudah sampai di bandara. Saya berjalan menuju bus damri shuttle bus yang disediakan bandara menuju terminal B (terminal baru untuk keberangkatan dan kedatangan internasional). Perjalanan bus tidak sampai 5 menit ke terminal B. Kita sedikit berat dengan ransel bawaan kami, padahal cuma satu tas tapi besar hehe, jadi sedikit-sedikit berhenti berjalan. Kami masuk ke terminal B, check in, check di imigrasi dan check bagasi, sampai jam 13.11 WIB kami baru selesai dan sampai di ruang tunggu. Oh iya saat tas kami masuk check, itu benda cair kan ngga boleh di bawa, tas kami di obrak abrik, punya temen saya ada lotion, shampo dan air mineral kena sita petugas, dari tas ku ada buahvita 2 pax dan air mineral. Jadi untuk penerbangan luar negri benda cair itu tidak boleh dibawa ya teman. Di ruang tunggu kami ada waktu istirahat dan telphone2 famili bahwa kita sudah siap mau berangkat.




Jam 13.38 panggilan petugas sudah mengumandangkan kepada penumpang untuk segera move dari tempat duduk ke pesawat. Ini dalah perjalanan pertama saya naik pesawat (jujur :D), jadi saya agak gugup. Saya naik airasia no penerbangan AK 493 dan dapat no tempat duduk 27D, dan teman saya di 27C. Meskipun hurufnya bersebelahan pada kenyataannya kita disekat oleh jalan, jadi duduknya bersebrangan. Saat itu sekitar jam 13.55 pesawat mulai bergerak meninggalkan landasannya.

2 jam perjalanan di atas awan akhirnya mendarat di bandara antarbangsa Senai, Johor Bahru, Malaysia. Perjalanan saya memang menuju Johor Bahru dulu, karena selain tiketnya murah juga mau singgah sebentar di tempat Ibu saya bekerja di Kulai. Saat itu jam 16.00 WIB, waktu Malaysia jam 17.00 kita sudah dijemput oleh saudara. Sebelumnya kita melewati petugas imrigasi dulu sebelum keluar, bahasanya memang hampir mirip indonesia tapi rumit difahami jadi agak bingung menjawab,

Saya mengantri dan tiba giliran saya, saya menyerahkan passpor.
petugas imigrasi : buat apa di Malaysia?
Saya : ngga buat apa-apa (jawaban saya benar, tapi lucu ya karena bukan itu yang dia maksud)
Petugas mengulangi pertanyaan yang sama, "buat apa?"
saya berpikir sebentar agak lama, dan baru maksud, "ooo mau nengok ibu" (ini benar, hhaa)
Petugas : dimana?
Saya : Di Kulai, Taman mas. (saya mulai gugup dan tidak konsen)
Tiba-tiba temen saya di sebrang konter nanya, "tempat kerja ibu mu dimana?"
Saya teriak saja dari tempat itu " Kulai, Taman Mas."
Petugas pada nyengir, mungkin di dalam hatinya ngomong "dasar wong ndeso" haha, ah saya tidak peduli, aslinya saya tidak ingin lama-lama di tempat itu.
Teman saya sudah selesai, dan saya masih ditanya-tanya,
Petugas : kerja apa di Indon?
Saya : Di pemerintah kota
Petugas : kerja apa itu?
Saya: (kepo banget ini orang), entri data akta, buat-buat akta.
Petugas : Kalau mau buat syarat apa saja?
Saya: KK, KTP, Surat lahir. tahu tidak KK ??
Petugas: Kartu keluarga?
Saya: iya betul, (mulai curiga ini orang kayaknya orang indonsia, begaya malaysia.)

Baru lah saya di suruh menaruh jari telunjuk di mesin biometric, dan passpor saya dikasihkan. sambil bilang, "boleh ikut tak?", nyengir aja saya sambil berlalu.

Akhirnya kita keluar dan bawa tas berat-berat, diluar sudah ditunggu sama yang jemput. Info saja, bandara disana besar, orang ngga semrawut, petugas dimana-mana, dan yang jemput itu tidak kemruyuk kaya di indoneisa yang biasanya orang se RT di bawa semua. haha
Kita naik bus 2 kali sampai di Kulai, dan harus naik kereta sapu (mobil pribadi yang diperuntukan seperti taksi). Semua biaya naik bus dan kereta/mobil tadi tidak masuk hitungan karena sudah dibayar saudara yang jemput (gratisan haha).




Jam 17.00 WIB (18.00 WM), kita sampai di kawasan kerja Ibu e, disana temu kangen dengan Ibu dan tetangga-tetangga semua, kebetulan tetangga disitu adalah orang-orang satu desa dengan keluarga saya dirumah (indonesia). Haha bahasa masih sama, logat sama, dan gaya ndesonya sama, Keluarga TKI yang luar biasa, tetep kompak hahha. Kami di jamu berbagai macam makanan dan minum, serta makan bersama. Kita ngobrol ngalor ngidul sambil istirahat dan ketawa ketiwi, maklum lama tak jumpa lah. Kemudian kita bebersih, mandi dan sholat, lalu ngobrol-ngobrol lagi, soalnya tidak ada TV disitu jadi kan bingung mau ngapain selain ngobrol. Kami juga membahas bagaimana besok paginya berangkat ke bandara untuk terbang ke KLIA2 airport, Sepang. Karena kita ambil penerbangan pagi jam 07.10 WM, dan rencana memang kita mau nonton kualifikasinya dulu. Akhirnya Ibu meminta bantuan orang malaysia yang kerja disitu yang punya mobil van untuk mengantar kami, dan mau orangnya, baik banget lah pokoke,hehe. Kemuadian jam 23.00 WM kami istirahatkan badan kami.

Daftar biaya traveling irit nonton motogp 2015 ke sepang

Nonton Moto GP Sepang Day 2

Baca Selengkapnya - Tour Malaysia, Nonton MotoGP Sepang 2015 Day 1